Sosok Pejuang Jovem Pertama dari Pulau Dewata

Surabaya, 4Jovem Redaksi - (31/01/2018)

Halo!!, Kali ini tim redaksi mau mengajak Jovem lovers untuk mengenal sosok wanita muda yang menjadi pejuang Jovem pertama dari pulau Dewata. Dia adalah Ni Putu Amirika. Sosok wanita yang saat ini berusia 26 tahun ini tercatat sukses menjadi peraih beberapa reward spektakuler yang dikeluarkan 4Jovem, salah satunya baru baru, ini dia dan keenam Tim dibawahnya sukses memborong Agya Plus BPKB Pertama dari 4Jovem.

Dia bercerita, bahwa pengalamannya terjun dalam bisnis jaringan dimulai sejak usia 18 tahun. Namun sayangnya, ia tidak beruntung di beberapa bisnis jaringan yang sudah diikuti. Baru di tahun 2016, ia diperkenalkan 4Jovem oleh seorang Uplinenenya via online. Kala itu, ia kurang berminat mengikuti bisnis 4Jovem, karena bercermin dari pengalaman yang sudah sudah dalam beberapa bisnis jaringan yang ia tau. Namun, pada akhirnya dia memutuskan untuk mencoba peruntungan di 4Jovem setelah tertarik dengan “klik web dapat duit”.

Dengan hanya modal yakin, dan motivasi dari upline, ia mulai jalan bisnis 4Jovem. “bayangkan, upline saya di Riau dan saya Bali, kita sangat jauhan jaraknya. modalnya cuman yakin bisa aja”, tuturnya. Terjun menjalankan bisnis 4Jovem bukanlah hal mudah baginya meski sudah bertahun tahun berkecipung dalam bisnis jaringan. Hal ini karena Pada saat itu 4Jovem masih belum familiar dikalangan masyarakat Bali, terutama lingkungan tempat ia tinggal. Berbagai hambatan ia lalui, penolakan, diragukan, dijauhi atau dicemohkan adalah hal yang biasa. “ meski 4Jovem belum diketahui masyarakat sini Saya harus kudu buktikan kalau apa yang dijanjikan di bisnis ini benar benar nyata”

Dengan perjuangan yang dilaluinya, dalam kurun 4 bulan pertamanya, ia telah berhasil membuktikan kepada semua orang dengan mendapatkan reward agya . Hal itu tentunya membuka kesadaran banyak orang di lingungannya bahwa meski bisnis baru,  4Jovem benar benar bisa menjadi kendaraan yang tepat baginya untuk merubah hidup.

Totalitasnya dalam berbisnis 4Jovem memang bisa diacungkan jempol. Hal ini dibuktikan dengan komitmennya untuk tetap berjuang membesarkan 4Jovem bersama timnya meski beberapa dekade lalu 4Jovem sempat diisukan miring terkait dengan OJK oleh pihak lain. “ tiap perusahaan pasti akan menemukan masalah, dan meski 4Jovem pernah diberitakan buruk saya tetap bertahan, karena saya percaya dengan owner, 4Jovem akan tetap besar, kalau kita ikut membesarkannya”, ujarnya.

 Perjuangannya untuk tetap bertahan di 4Jovem benar benar membawanya dipuncak kesusesan. Akhir tahun 2017, ia kembali mendapatkan Reward Agya + BPKB beserta keenam timnya dari Bali. Keberuntungan itu seolah menjadi jawaban nyata bahwa sukses itu bisa ditularkan, “4Jovem mengajarkan saya kalau sukses itu jika kita bisa mensukseskan orang lain juga”, tambahnya. Ain.